Berita Terkini

Ketua KPU Kab. Semarang: Simulasi Sebagai Pengingat dan Pembelajaran

Ungaran (17/3), KPU Kabupaten Semarang menggelar simulasi Pemungutan dan Penghitungan Suara Pemilu 2019 di Gedung KORPRI Kabupaten Semarang. Simulasi yang melibatkan warga setempat dan PPK se-Kabupaten Semarang tersebut berlangsung dengan lancar dan sukses. Ketua KPU Kabupaten Semarang, Maskup Asyadi, S.Kel ., MH saat Memberikan Sambutan dalam Seremonial Pemungutan Suara di TPS Pemilu Tahun 2019 Simulasi digelar dengan menggunakan 5 (lima) specimen surat suara sebagaimana ukuran aslinya. Warga setempat dilibatkan baik sebagai pemilih, petugas KPPS maupun Linmas, sebagaimana kebutuhan dan kondisi nyata (riil) di TPS. Simulasi digelar sebagai bahan evaluasi dan inventarisasi persoalan riil di TPS. Nantinya hasil evaluasi dan inventarisasi persoalan akan digunakan sebagai bahan kajian utamanya guna penguatan kapasitas sumber daya penyelenggara di seluruh tingkatan di Kabupaten Semarang. Dalam sambutannya pada acara seremonial Simulasi Pemungutan Suara di TPS Pemilu Tahun 2019, Ketua KPU Kabupaten Semarang, Maskup Asyadi, S.Kel., MH menyatakan bahwa digelarnya simulasi pada tanggal 17 Maret 2019 agar sebagai pengingat bahwa hari pemungutan dan penghitungan suara yang tepat tinggal satu bulan lagi, yakni tanggal 17 April 2019. Selain itu, dirinya juga berharap agar melalui simulasi tersebut dapat diambil pelajaran demi lancar dan suksesnya penyelenggaraan pemilu dengan lima kotak suara, yang merupakan pengalaman kali pertama bagi bangsa Indonesia, nantinya. Dalam acara seremonial tersebut dihadiri oleh perwakilan FORKOMPINDA Kabupaten Semaran, BAWASLU Kabupaten Semarang, PPK se-Kabupaten Semarang serta pihak terkait lainnya.

Sosialisasi Pemilu 2019 di Lapas Kelas IIA Ambarawa

Ambarawa (15/3), KPU Kabupaten Semarang terus melakukan sosialisasi Pemilu 2019 satu bulan jelang hari pemungutan dan penghitungan suara. Sosialisasi kali ini digelar di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Ambarawa dan diikuti sekitar 400 orang warga binaan. Sosialisasi yang disampaikan oleh KPU Kabupaten Semarang Divisi Hukum dan Pengawasan, Akham Ilman Nafia, M.PdI, ini terutama berupaya menegaskan bahwa setiap warga negara memiliki hak politik yang sama. Termasuk warga binaan yang berada di dalam Lapas. Anggota KPU Kabupaten Semarang, Akhmad Ilman Nafia, saat Menyampaikan Sosialisasi Pemilu 2019 di Lapas Kelas IIA Ambarawa “Setiap orang memiliki hak politik yang sama. Selama hak politiknya tersebut tidak dicabut.” ungkap Ilman. Dijelaskan pula bahwa warga binaan yang berada di Lapas Kelas IIA Ambarawa dapat menggunakan hak pilihnya melalui penggunaan Formulir Model A.5-KPU sebagaimana yang telah direkam sebelumnya oleh KPU Kabupaten Semarang. Nantinya pada hari pemungutan dan penghitungan suara, akan ada TPS keliling yang mendatangi Lapas agar warga binaan yang memenuhi ketentuan dapat menyalurkan aspirasinya. Pada kesempatan ini, diperkenalkan pula 5 (lima) specimen surat suara sebagaimana ukuran aslinya. Termasuk bagaimana ketentuan teknis dalam memberikan suara.

Sosialisasi Pemilu 2019 kepada Hafidzah se-Kabupaten Semarang

Ungaran (9/3), KPU Kabupaten Semarang menyampaikan sosialisasi Pemilu 2019 kepada sekitar 200 orang hafidzah se-Kabupaten Semarang. Sosialisasi untuk para perempuan penghafal Al Quran ini digelar di Alun-alun Bung Karno, Kalirejo, Kabupaten Semarang. Pada kesempatan kali ini, sosialisasi disampaikan oleh Anggota KPU Kabupaten Semarang Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM, Siti Solichah, S.PdI. “Pemilih dalam Pemilu 2019 dibagi menjadi 3 jenis, yakni pemilih yang namanya sudah tercantum dalam Daftar Pemilih tetap (DPT), Pemilih yang namanya tercantum dalam DPTb (Daftar Pemilih Tambahan) yakni pemilih yang menggunakan hak pilihnya di luar domisili (pengguna layanan pindah memilih melalui Formulir Model A.5-KPU) serta Pemilih DPK (Daftar Pemilih Khusus) yakni Pemilih yang tidak tercantum di DPT dan dapat menggunakan hak pilihnya dengan menunjukkan KTP elektronik satu jam sebelum waktu pemungutan suara berakhir di TPS sesuai (alamat) KTP-nya” ungkapnya. Selain itu, Solichah juga memberikan pemahaman bahwa pembuatan Formulir Model A.5-KPU dapat dilakukan bagi pemilih yang memenuhi ketentuan dan dilayani di KPU Kabupaten Semarang sampai dengan tanggal 17 Maret 2019. Materi lainnya yang disampaikan diantaranya adalah terkait ragam peserta pemilu, jenis surat suara yang diperoleh pemilih hingga ajakan agar para hafidzah menggunakan hak pilihnya pada 17 April 2019 serta menghindari politik uang.

Ketua KPU Kabupaten Semarang Hadiri Haul Akbar Kabupaten Semarang 2019

Ungaran (10/3), Ketua KPU Kabupaten Semarang hadiri kegiatan Haul Akbar Kabupaten Semarang 2019 di Alun-Alun Bung Karno, Kalirejo, Kabupaten Semarang. Kegiatan Haul Akbar yang dihadiri sekitar 15.000 orang tersebut diselenggarakan oleh Jama’ah Al Khidmah Kabupaten Semarang dengan didukung diantaranya oleh Kemenag Kabupaten Semarang, Jama’ah NU, Jama’ah Al Khidmah, BAZNAZ, BAWASLU, DISDIKBUDPORA Kabuaten Semarang, PERGUNU, ANSOR, MUSLIMAT, DMI, IPHI, FATAYAT, MASJID AGUNG AL MABRUR serta Radio Rasika FM. Ketua KPU Kab. Semarang, Maskup Asyadi, S.Kel., MH (Ke-3 dari Kanan) saat Menghadiri Haul Akbar Kab. Semarang 2019 di Alun-Alun Bung Karno, Kalirejo, Kab. Semarang Drs. H Muhdi M.Ag, Kepala Kantor Kementrian Agama Kabupaten Semarang, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka memeringati Hari Jadi Kabupaten Semarang ke-498, Haul Sesepuh Kabupaten Semarang ke-15, Sukses USBN dan UN 2019 serta Pemilu Damai dan Bermartabat. Sementara itu, Kapolres Semarang, AKBP Adi Sumirat yang hadir dan naik ke atas mimbar guna memberikan sambutan berharap agar Kabupaten Semarang senantiasa dilimpahi barokah, aman dan terhindar dari segala potensi konflik. Ditambahkannya pula bahwa penyelenggaraan Pemilu 2019, di Kabupaten Semarang khususnya, dapat berjalan dengan sukses dan begitu pula di Indonesia pada umumnya. Selain jajaran Komisioner KPU Kabupaten Semarang lainnya, kegiatan Haul Akbar ini juga turut dihadiri oleh seluruh anggota PPK (Panitia Pemilihan Kecamatan) se-Kabupaten Semarang dan perwakilan anggota PPS (Panitia Pemungutan Suara) di wilayah Kabupaten Semarang.

KPU Kabupaten Semarang Bekali Informasi Pemilu 2019 kepada Petugas Registrasi Kependudukan

Ungaran (5/3), KPU Kabupaten Semarang menyampaikan sosialisasi Pemilu 2019 kepada Petugas Registrasi Kependudukan Se-Kabupaten Semarang. Sosialisasi disampaikan dalam Rapat Koordinasi (Rakor) “DUKCAPIL GO DIGITAL : #Siap Sukseskan Pemilu 2019” yang diselenggarakan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dinas Dukcapil) Kabupaten Semarang di Gedung Monumen PKK Ungaran. Ketua KPU Kabupaten Semarang, Maskup Asyadi, S.Kel., MH menyampaikan apresiasi yang tinggi dengan adanya sinergi yang terus terjaga antara lembaga yang diketuainya tersebut dengan Dinas Dukcapil Kabupaten Semarang. Selain itu, disampaikannya bahwa Petugas Registrasi Kependudukan memiliki peran yang potensial sebagai mitra bagi KPU Kabupaten Semarang. Petugas Registrasi Kependudukan yang berhadapan langsung dengan warga masyarakat di tingkat desa, menurut Maskup, memiliki kedudukan yang strategis baik dalam membantu menyampaikan informasi mengenai proses penyelenggaraan Pemilu 2019 maupun terutama dalam kaitannya dengan proses validasi data pemilih. Acara yang dihadiri oleh sekitar 235 Petugas Registrasi Kependudukan tingkat desa dan 19 Kasi Pemerintahan Kecamatan se-Kabupaten Semarang ini juga mengundang Anggota Bawaslu Divisi Pengawasan, Humas dan Hubungan Antar Lembaga , Syahrul Munir, sebagai pembicara lainnya di luar pembicara dari Dinas Dukcapil sendiri.

Pemilih Pilgub Jateng 2018 Rendah, KPU Kabupaten Semarang Targetkan Lonjakan Partisipasi Pemilih melalui Sosialisasi di Desa Penawangan

Pringapus (1/3), Minimnya partisipasi pemilih di Desa Penawangan Kecamatan Pringapus pada penyelenggaraan Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Tengah 2018 lalu menjadi perhatian serius KPU Kabupaten Semarang. Guna mencegah hal tersebut berulang, KPU Kabupaten Semarang menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Pemilu 2019 yang kali ini menyasar Pemilih Perempuan yang merupakan bagian dari Kelompok Tani setempat. Kegiatan sosialisasi yang dilaksanakan di Balai Desa Penawangan Kecamatan Pringapus ini dibuka oleh Ketua KPU Kabupaten Semarang, Maskup Asyadi, S.Kel.,MH. Pada kesempatan ini, Maskup menyampaikan agar masyarakat di Desa Penawangan terlibat dalam penyelenggaraan Pemilu 2019 dengan memprioritaskan untuk hadir di TPS pada hari pencoblosan, 17 April 2019. Antusiasme Perempuan di Desa Penawangan saat Mengikuti Foto Bersama setelah Kegiatan Sosialisasi “Berdasarkan hasil evaluasi Pilgub (Jateng 2018), partisipasi pemilih di Desa Penawangan ini cukup rendah. Hal ini dikarenakan banyak yang bertani di hutan dan jarang pulang. Sehingga kurang memperoleh informasi. Melalui kegiatan sosialisasi hari ini diharapkan masyarakat Desa Penawangan akan lebih tahu dan sadar Pemilu (2019)” ungkapnya. Dalam kegiatan sosialisasi yang dihadiri sekitar 50 perempuan ini, Anggota KPU Provinsi Jawa Tengah, Diana Ariyanti, SP didapuk menjadi pembicara. Perempuan yang membawahi Divisi SDM dan Partisipasi Masyarakat ini menyampaikan materi dengan topik “Pemilu dan Keterwakilan Perempuan”. “Ketika memilih, perempuan punya kesempatan untuk mengekspresikan kepentingan mereka. Termasuk memastikan isu-isu perempuan untuk menjadi platform dan kebijakan partai” ungkap Diana. Pada kegiatan sosialisasi ini, KPU Kabupaten Semarang juga memberikan kenang-kenangan berupa boneka “Sang Sura” dan payung Sosialisasi Pemilu 2019 kepada peserta yang aktif bertanya maupun menjawab pertanyaan.