Berita Terkini

Semangat Berdemokrasi Meski Usia Tak Muda Lagi

Semangat Berdemokrasi Meski Usia Tak Muda Lagi Ungaran (30/05)- Anggota KPU Kabupaten Semarang Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan Sumberdaya Manusia, Siti Solichah, hadir sebagai narasumber dalam kegiatan sosialisasi kepada anggota-anggota Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Kab. Semarang. Kegiatan yang dilaksanakan di Gedung PWRI Ungaran tersebut dibuka oleh ketua PWRI Kab. Semarang, Harris Pranowo dan dihadiri antara lain oleh Kepala Bidang Politik Dalam Negeri dan Organisasi Kemasyarakatan Badan Kesbangpol Kab. Semarang, Yuni Indrasari,  serta anggota PWRI Kab. Semarang. Ketua PWRI Kab. Semarang, Harris Pranowo, dalam sambutannya menyampaikan terima kasih atas kehadiran narasumber dan peserta dalam menyukseskan kegiatan tersebut, Haris juga menyampaikan tentang sejarah singkat berdirinya PWRI serta visi dan misi yang diemban organisasi yang merupakan himpunan dari para pensiunan pegawai negeri di wilayah Kabupaten Semarang tersebut. Sementara itu, Anggota KPU Kab. Semarang Divisi Sosdiklih, Parmas dan SDM, Siti Solichah yang hadir sebagai narasumber memaparkan materi terkait tahapan Pemilu 2024 dan memberi semangat bagi para pensiunan untuk terus mengabdi dengan turut berpartisipasi dalam gelaran Pemilu 2024. Solichah menghimbau untuk tetap menggunakan hak pilih dan memastikan Pemilu berjalan selaras dengan nilai ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, kemusyawaratan dan keadilan.

KPU KABUPATEN SEMARANG SOSIALISASI PENGGANTIAN BADAN ADHOC

KPU KABUPATEN SEMARANG SOSIALISASI PENGGANTIAN BADAN ADHOC UNGARAN (19/05), KPU Kabupaten Semarang menyelenggarakan sosialisasi mekanisme penggantian Badan Adhoc  kepada PPK yang diikuti oleh Ketua dan anggota PPK Divisi Sosdiklih,Parmas, dan SDM se Kabupaten Semarang. Sosialisasi penggantian badan adhoc merupakan bagian upaya KPU Kabupaten Semarang memperoleh penyelenggara Pemilu  di tingkat kecamatan dan tingkat desa dengan proses penggantian yang terstandarisasi dan dapat dipertanggungjawabkan. Acara sosialisasi dilaksanakan secara tatap muka di Kantor KPU Kabupaten Semarang  dan dibuka oleh Bambang Setyono Divisi Perencanaan dan Informasi. Dalam sambutannya, Bambang Setyono yang mewakili Ketua KPU Kabupaten Semarang menyampaikan badan adhoc harus mengetahui regulasi dan tata cara penggantian badan adhoc. Bambang juga menyampaikan tahapan Pemilu 2024 yang akan dilakasanakan yang antara lain terkait pemutakhiran daftar pemilih Siti Solichah Anggota KPU Kabupaten Semarang menyampaikan materi tentang mekanisme penggantian badan adhoc  sesuai dengan Peraturan KPU Nomor 8 Tahun 2022 dan Keputusan KPU Nomor 67 Tahun 2023. Dalam sosialisasi tersebut antara lain disampaikan penyebab pemberhentian Anggota PPK dan PPS, mekanisme pemberhentiannya serta tata cara penggantiannya. Anggota PPK dan PPS diberhentikan karena meninggal dunia, berhalangan tetap, atau mengundurkan diri, serta diberhentikan dengan  tidak hormat. Kemudian pemberhentian tersebut membutuhkan klarifikasi, verifikasi,  serta rapat pleno KPU Kabupaten. Adapun ketentuan penggantinya adalah calon anggota PPK dan PPS peringkat berikutnya dari hasil seleksi yang ditetapkan oleh KPU Kabupaten. Sedangkan Ani Arifiani Umar selaku Kasubag Hukum dan SDM menyampaikan tentang mekanisme penggantian sekretariat PPK dan PPS. Disampaikan pula administrasi yang perlu disiapkan untuk penghentian serta penggantian badan ad hoc. Selain itu Solichah juga menekankan agar PPK dan PPS menyusun laporan kinerja sebaik mungkin sesuai dengan lampiran Keputusan KPU Nomor 476 Tahun 2022 .