Berita Terkini

Gali Sejarah Pemilu di Gedong Pintar Pemilu

Ungaran (5/11), Sebanyak 10 pelajar SMA N 1 Ungaran berkunjung ke Gedong Pintar Pemilu di Kantor KPU Kabupaten Semarang. Kesepuluh pelajar yang merupakan anggota Majelis Perwakilan Kelas (MPK) tersebut nampak sangat antusias saat menggali sejarah penyelengaraan Pemilu melalui berbagai alat peraga pendidikan yang ada di dalamnya. Kedatangan anggota MPK SMA N 1 Ungaran tersebut disambut hangat oleh Ketua KPU Kabupaten Semarang, Maskup Asyadi dan anggota KPU Kabupaten Semarang Divisi Hukum dan Pengawasan, Akhmad Ilman Nafia. Dalam sambutannya Maskup menyampaikan dorongan bagi para pelajar untuk serius dan tidak pernah lelah dalam mencari ilmu. “Ilmu apapun bila dipelajari dengan serius tidak akan ada ruginya. Orang yang berilmu pasti akan dicari dan dibutuhkan. Tidak perlu mengandalkan keberuntungan, orang berilmu akan lebih dibutuhkan” ungkapnya. Selain mempelajari sejarah Pemilu di Gedong Pintar Pemilu, para pelajar juga diajak mengikuti Kelas Pemilu yang disampaikan oleh anggota KPU Kabupaten Semarang Divisi Hukum dan Pengawasan, Akhmad Ilman Nafia. Dalam Kelas Pemilu, para pelajar diberikan materi terkait demokrasi dan wawasan kepemiluan dengan fokus utama pada Demokrasi Pancasila dan persiapan Pilbup Semarang Tahun 2020 Gedong Pintar Pemilu KPU Kabupaten Semarang sendiri merupakan ruang bagi masyarakat untuk belajar lebih dekat mengenai kepemiluan, terutama peyelenggaraan Pemilu di wilayah Kabupaten Semarang. Di dalam Gedong Pintar, terdapat berbagai alat peraga pendidikan kepemiluan yang salah satunya adalah Kotak Suara Pemilu 1955.

Si Ciplos, Maskot Pilbup Semarang Tahun 2020

Ungaran (28/10), KPU Kabupaten Semarang resmi perkenalkan Si Ciplos (Si Cipoh Mencoblos) sebagai maskot Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati (Pilbup) Semarang Tahun 2020 bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda ke-91. Si Ciplos diperkenalkan dalam acara Launching Maskot dan Jingle Pilbup Semarang Tahun 2020 di Pendopo Rumah Dinas Bupati Semarang. Dalam sambutannya Ketua KPU Kabupaten Semarang, Maskup Asyadi, mengungkapkan bahwa Maskot dan Jingle Pilbup Semarang Tahun 2020 merupakan hasil perlombaan yang melibatkan masyarakat. Selain itu dirinya berharap bahwa launching maskot dan jingle yang diselenggarakan bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda menjadi pengingat bahwa bila ada perbedaan selama Pilbup Semarang Tahun 2020, masyarakat Kabupaten Semarang tetap bersatu. Pada kesempatan yang sama, Bupati Semarang, dr. H. Mundjirin ES. Sp. OG berpesan bahwa sukses penyelenggaraan Pilbup Semarang Tahun 2020 bukan hanya tanggung jawab KPU Kabupaten Semarang saja, tetapi masyarakat dan seluruh pihak terkait perlu terus membangun kondusifitas dan keharmonisan. “Mudah-mudahan maskot dan jingle adalah yang terbain karena hasil perlombaan dan bisa membantu memasyarakatkan dan mempopulerkan Pilbup Semarang 2020 sehingga partisipasi yang sudah tinggi terjaga” imbuh Bupati yang sudah memimpin Kabupaten Semarang selama 2 periode tersebut. Turut mengundang dalam kegiatan Launching Maskot dan Jingle Pilbup Semarang Tahun 2020 antara lain adalah pimpinan FORKOMPINDA, Organisasi Perangkat Daerah terkait, organisasi masyarakat, tokoh agama dan tokoh masyarakat Kabupaten Semarang, partai politik serta pelajar dan mahasiswa di lingkungan Kabupaten Semarang. Semantara itu, maskot “Si Ciplos” sendiri merupakan hasil karya Muhammad Kusni sebagai pemenang lomba Cipta Karya Maskot dan jingle karya L. Agus Wahyudi yang berjudul “Semarang Guyub Serasi” keluar sebagai yang terbaik dalam Lomba Cipta Jingle untuk Pilbup Semarang Tahun 2020.

Kabiro Teknis dan Hupmas KPU RI Monitoring Gedong Pintar Pemilu

Ungaran (25/10), Kepala Biro Teknis dan Hupmas KPU RI, Nur Syarifah, memonitoring Gedong Pintar Pemilu di Kantor KPU Kabupaten Semarang. Kedatangan Bu Inung, begitu Beliau biasa disapa, bersama Kepala Bagian Program Data, Organisasi dan SDM KPU Provinsi Jawa Tengah, Suparman, disambut dan diterima oleh jajaran Komisioner dan Sekretariat KPU Kabupaten Semarang. Selama memonitor Gedong Pintar Pemilu, Bu Inung menekankan agar KPU Kabupaten Semarang terus berupaya mendorong digitalisasi arsip dan alat peraga sosialisasi serta terus berinovasi dan menjaga keberlangsungan program kegiatan yang sudah ada. Sementara itu Ketua KPU Kabupaten Semarang, Maskup Asyadi, merasa senang dengan kedatangan Kabiro Teknis dan Hupmas di Kantor KPU Kabupaten Semarang dan berterima kasih serta akan segera menindaklanjuti masukan untuk mengembangkan Gedong Pintar Pemilu sehingga lebih bermanfaat lagi bagi masyarakat, terutama warga Kabupaten Semarang.

Pelajar SMA N 2 Ungaran Kulik Serba-Serbi Penyelenggara Pemilu

Ungaran (17/10), Sebanyak 28 pelajar SMA N 2 Ungaran gali wawasan tentang kepemiluan di Gedong Pintar Pemilu KPU Kabupaten Semarang. Para pelajar sekolah menengah tersebut bahkan nampak sangat antusias dalam mengulik informasi tentang penyelenggara pemilu. Kedatangan para pelajar SMA N 2 Ungaran tersebut ke Kantor KPU Kabupaten Semarang adalah bagian dari Program Kelas Pemilu yang dielenggarakan melalui kerjasama kedua lembaga tersebut. Hal ini sebagai bagian dari proses pembelajaran Kewarganegaraan yang secara khusus menyangkut topik demokrasi dan persiapan penyelenggaran Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIS (PEMILOS). Setibanya di kantor KPU Kabupaten Semarang, para pelajar tersebut langsung menuju ke Gedong Pintar Pemilu yang berada di Lantai 1 Gedung Kantor KPU Kabupaten Semarang. Gedong Pintar Pemilu sendiri merupakan Rumah Pintar Pemilu yang namanya diambilkan dari sebuah kompleks candi yang menjadi ikon Kabupaten Semarang, yakni Candi Gedong Songo. Di dalam Gedong Pintar tersebut, para pelajar nampak sangat antusias melihat koleksi infografis kepemiluan, buku-buku kepemiluan, dokumentasi kepemiluan, miniatur Tempat Pemungutan Suara hingga koleksi Kotak Suara sejak Pemilu 1955 hingga Pemilu 2019. Sementara itu dalam Kelas Pemilu yang diselenggarakan di Ruang Aula Lantai 3 Kantor KPU Kabupaten Semarang, para pelajar diajak untuk memperdalam pengetahuan tentang sejarah pemilu, teknis penyelenggaraan pemilu serta upaya menekan angka suara tidak sah dalam pemilu. Para pelajar juga diajak untuk menyimulasikan pemungutan dan penghitungan suara sebagaimana terjadi di Tempat Pemungutan Suara. Di dalam Kelas Pemilu tersebut, para pelajar nampak sangat antusias mengulik serba-serbi terkait penyelenggara pemilu. Beberapa pertanyaan yang muncul antara lain apakah sebagai penyelenggara pemilu dapat dikerjakan dengan mengambil pekerjaan lain (sambilan), syarat menjadi penyelenggara pemilu, hingga dari mana anggaran pemilu berasal.

Semangat Anti Politik Uang di Kelas Pemilu SMA N 1 Bergas

Bergas (25/9), KPU Kabupaten Semarang menggugah semangat anti politik uang siswa SMA N 1 Bergas dalam kegiatan Kelas Pemilu. Kelas Pemilu yang diikuti dengan penuh antusias oleh sekitar 60 siswa tersebut berlangsung dengan lancar dan meriah. Melihat antusiasme siswa dalam penyelenggaraan Kelas Pemilu tersebut, Anggota KPU Kabupaten Semarang, Siti Solichah, berharap bahwa proses demokrasi yang akan datang dapat belangsung semakin bermartabat dan praktek money politics (politik uang) bisa dimusnahkan. Para siswa yang adalah merupakan generasi mendatang atau seringkali disebut sebagai agen peubahan (agent of change) diharapkannya dapat membawa peradaban yang lebih bermartabat dalam penyelenggaraan pemilu kelak. Hal ini dapat dilakukan dengan salah satunya menjaga agar semangat dan kesadaran anti politik uang terus dipegang teguh dan ditularkan ke lingkungan terdekat. Selain Kelas Pemilu, siswa-siswi SMA N 1 Bergas juga diajak untuk belajar berdemokrasi secara langsung melalui Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIS (Pemilos) yang diselenggarakan pada Jumat, 27 September 2019 lalu.

Dominasi Perempuan di Pemilos SMP N 1 Tuntang

Tuntang (25/9), Ada yang menarik dari pelaksanaan Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIS (Pemilos) SMP N 1 Tuntang, bahwa dua dari tiga pasang kandidat adalah perempuan. Dominasi perempuan dalam Pemilos ini dalam skala kecil dapat dilihat sebagai sinar cerah bagi kemajuan kesetaraan gender dalam demokrasi ke depan. Ketua KPU Kabupaten Semarang, Maskup Asyadi, menyambut gembira pelaksanaan Pemilos yang diikuti oleh dua kandidat perempuan ini. Menurutnya hal ini menunjukkan tingkat kesadaran berdemokrasi siswa yang semakin baik dan berharap akan semakin bertumbuh baik bila kelak telah memiliki hak pilih secara penuh. Selain Pemilos, di hari yang sama SMP N 1 Tuntang juga menyelenggarakan Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) sebagai bekal siswa dalam berorganisasi secara demokratis. Dalam LDK yang diikuti oleh para pengurus OSIS ini, Maskup menyampaikan materi terkait Pemilu dan Demokrasi. Dirinya berharap bahwa melalui pelaksanaan Pemilos di sekolah menengah di wilayah Kabupaten Semarang dapat menumbuhkan-suburkan kesadaran berdemokrasi di kalangan pelajar. Sehingga harapannya ke depan demokrasi menjadi lebih terlembagakan dan semakin bermartabat.