Berita Terkini

Pilkaos SMP Islam Plus At-Tohari Ajang Penerapan Tiga Mata Pelajaran

Tuntang (01/10), SMP Islam Plus At-Tohari Tuntang menyelenggarakan Pemilihan Ketua OSIS (Pilkaos) yang merupakan kegiatan puncak Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5). Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh siswa, guru, karyawan dan 2 orang dari yayasan. Ada hal yang berbeda yang dilaksanakan oleh SMP Islam Plus At-Tohari dari sekolah lain, Perlengkapan merupakan hasil karya siswa dan di TPS dipasang hasil-hasil karya siswa berupa pantun-pantun dan  poster tentang demokrasi. Sulkhan Arwani selaku Ketua Yayasan menyampaikan terimakasih kepada KPU Kabupaten Semarang yang telah mendampingi siswa dalam kegiatan Pilkaos. "Pendidikan demokrasi sedini mungkin sangat bermanfaat untuk siswa sebagai penerus ketika sudah usia 17 tahun", imbuhnya.  Sulkhan berharap siswa dapat menerapkan demokrasi tidak hanya pada Pemilu tetapi juga pada kehidupan sehari-hari seperti pemilihan kepala desa, pemilihan ketua RT maupun RW dan lainnya. Kuni Azka Maroya selaku Kepala Sekolah menyampaikan bahwa kegiatan Pilkaos merupakan implementasi dari beberapa mata pelajaran. Seperti kotak dan bilik yang hasil karya siswa terkait materi bangun ruang mata pelajaran Matematika, pantun mata pelajaran Bahasa Indonesia, poster-poster terkait pelajaran PKn. Selain itu juga untuk menanamkan jiwa gotong royong dan kerjasama antar sesama. Memang TPS diseting sedemikian rupa agar menarik dan menampilkan karya-karya siswa. Kuni berharap siswa mampu menerapkan ketika nanti sudah mempunyai hak suara dengan menggunakan hak suaranya dengan baik sehingga berkontribusi untuk kemajuan bangsa ini.

Pemilos, Puncak Suara Demokrasi SMP N 1 Pabelan

Pabelan (30/9/2022), SMP Negeri 1 Pabelan menggelar Pemilihan Ketua OSIS (PEMILOS) sebagai puncak rangkaian kegiatan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dengan tema Suara Demokrasi. Kegiatan yang dilakukan di Aula Sekolah tersebut melibatkan sekitar 650 pemilih yang terdiri dari seluruh siswa kelas VII, VIII dan IX serta guru dan pekerja di lingkungan sekolah. Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Pabelan, Nurzaka Sri Wandansari menyampaikan bahwa Pemilos saat ini digelar sebagai puncak rangkaian kegiatan P5 dengan tema Suara Demokrasi terutama bagi siswa kelas VIII. Sebelumnya telah dilakukan serangkaian kegiatan yang memadukan berbagai mata pelajaran yang salah satunya adalah dengan adanya Kelas Pemilu yang juga bekerja sama dengan KPU Kabupaten Semarang. Nurzaka juga mengucapkan terima kasih kepada KPU Kabupaten Semarang karena turut memberikan fasilitasi dalam pelaksanaannya. Sementara itu, Guru Pancasila sekaligus Guru Bidang Kesiswaan, Annas Febriyanto Kurniawan sebagai penanggung jawab kegiatan menyampaikan bahwa pelaksanaan Pemilos kali ini merupakan pengalaman yang spesial bagi siswa karena merupakan yang pertama kali dilakukan paska Pandemic COVID-19. Hal menarik lain dari pelaksanaan Pemilos di SMP Negeri 1 Pabelan adalah dengan adanya penyaringan yang ketat bagi Calon Ketua dan Calon Wakil Ketua OSIS kali ini. Dimana para calon sebelumnya telah melalui 3 tahap ujian yang antara lain ujian fisik, ujian tertulis dan wawancara. Selain itu, masing-masing pasangan merupakan 3 siswa dengan nilai ujian terbaik dari perwakilan Kelas VII sebagai Calon Wakil dan Kelas IX sebagai calon ketua OSIS. Hal ini dimaksudkan agar terjadi harmonisasi antar jenjang kelas serta adanya keberlanjutan kepemimpinan yang baik yang diharapkan dapat memunculkan efek positif bagi siswa.

Hasil PDPB Periode September 2022 sebanyak 780.057 Pemilih di Kabupaten Semarang

(Ungaran, 29/07) KPU Kabupaten Semarang menyelenggarakan Rapat Koordinasi Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Periode September Tahun 2022 di Aula Lantai 3 Kantor KPU kab. Semarang. Rakor yang juga dihadiri oleh Plh. Ketua KPU Provinsi Jawa Tengah tersebut dihadiri oleh Bawaslu Kabupaten Semarang para, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait hingga petugas penghubung partai politik di wilayah Kabupaten Semarang. Plh. Ketua KPU Kabupaten Semarang, Aris Mufid yang membuka acara tersebut menyampaikan terima kasih atas kedatangan para tamu undangan dan merasa terhormat Plh. Ketua KPU Provinsi Jawa Tengah hadir langsung memantau jalannya kegiatan rakor. Sedangkan Plh. Ketua KPU Provinsi Jawa Tengah, Henry Wahyono mengapresiasi kinerja KPU Kabupaten Semarang yang merupakan salah satu  KPU Kabupaten/Kota yang cepat dalam melakukan eksekusi dan unggah data pemilih. Henry juga berterima kasih kepada para stakeholder di Kabupaten Semarang yang telah berkontribusi melalui sinergi dan kolaborasi antar lembaga dalam menyukseskan pelaksanaan PDPB di Kabupaten Semarang. Sementara itu, Anggota KPU Kabupaten Semarang Divisi Data dan Informasi, Bambang Setyono menyampaikan bahwa hasil PDPB Periode September 2022 adalah sebanyak 780.057  pemilih.  Dimana 384.307 pemilih berjenis kelamin laki-laki dan 395.370 pemilih lainnya berjenis kelamin perempuan. Adapun bila dibandingkan dengan hasil PDPB sebelumnya jumlah tersebut mengalami kenaikan sebesar 14.886 pemilih.  Perubahan data pemilih diakibatkan oleh penambahan jumlah pemilih baru sebesar 15.616 pemilih, pemilih Tidak Memenuhi Syarat sebesar 730 dan pemilih yang mengalami perbaikan data pemilih sebanyak 390 pemilih. Acara ditutup dengan penyampaian hasil PDPB kepada Bawaslu Kabupaten Semarang, OPD terkait dan partai politik di wilayah Kabupaten Semarang.

Seminar Suara Demokrasi SMA Kartika III-1 Banyubiru

Banyubiru (27/09) SMA Kartika III-1 Banyubiru menggelar Seminar dengan tema Suara Demokrasi. Kegiatan diikuti oleh 205 siswa kelas X dengan didampingi wali kelas masing-masing, pengurus MPK, dan pengurus OSIS yang akan demisioner. Winarni selaku Kepala Sekolah SMA Kartika III-1 Banyubiru menyampaikan terimakasih kepada KPU Kabupaten Semarang yang telah memberikan ilmu tentang demokrasi. Kegiatan seminar dilaksanakan  dalam rangka implementasi kurikulum merdeka belajar dan menyongsong Pemilihan Ketua OSIS (Pemilos). Dengan pengarahan dan simulasi Winarni berharap siswa yang menjadi panitia meski merupakan siswa produk hasil daring tetap dapat melaksanakan kegiatan Pemilos seperti pelaksanaan pemungutan suara pada  Pemilu sebenarnya. Siti Solichah Anggota KPU Kabupaten Semarang menyampaikan materi tentang demokrasi, Pemilu 2024 dan Pemilos. Setelah menyampaikan materi, Solichah bersama panitia melaksanakan simulasi pemungutan suara. Antusias dari siswa terlihat selama proses kegiatan dengan aktifnya berdialog dan rasa ingin tahu yang besar dengan menyampaikan pertanyaan-pertanyaan yang berkaitan dengan Pemilu maupun Pemilos.

SMAN 2 Ungaran Sekolah Penggerak Pertama di Kabupaten Semarang Menggandeng KPU Dalam Kegiatan Pemilos

Ungaran (26/09) SMAN 2 Ungaran sebagai sekolah penggerak kurikulum merdeka belajar pertama di Kabupaten Semarang juga sebagai sekolah damai pertama di Kabupaten Semarang menyelenggarakan Pemilihan Ketua OSIS (Pemilos). Pemungutan suara dimulai pukul 09.00 WIB dengan sistem bergilir tiap kelas. Kegiatan diikuti oleh 1251 siswa dan 73 guru serta karyawan. Dalam acara pembukaan dihadiri oleh Subroto selaku Kepala Sekolah, Mashudi selaku Waka Kesiswaan, beberapa guru kelas, dan perwakilan kelas. Siti Solichah selaku anggota KPU Kabupaten Semarang menyampaikan apresiasi kepada Siswa SMAN 2 Ungaran dan berharap kerjasama yang terjalin akan terus berlanjut. Dan  nantinya Siswa SMAN 2 Ungaran sebagai generasi penerus bangsa dapat mengimplementasikan dalam berdemokrasi untuk negara dan membuat proses demokrasi menjadi lebih baik lagi. Tidak lupa Solichah menyampaikan informasi terkait Pemilu dan Pemilihan Serentak 2024. Kepala Sekolah, Subroto menyampaikan bahwa SMAN 2 Ungaran baru saja menjadi proyek percontohan sekolah damai. Meski SMAN 2 Ungaran banyak sekali kegiatan namun akan tetap berkomitmen menjalin kerjasama dengan KPU dalam hal pendidikan demokrasi. Subroto menegaskan bahwa asas Luber (Langsung, Umum, Bebas, Rahasia) dijalankan dan asas Jurdil (Jujur dan Adil) ditegakkan. Selain itu pasangan calon yang tidak terpilih menjadi Ketua OSIS harus berjiwa besar dan bersama-sama memajukan OSIS di SMAN 2 Ungaran.

Pembukaan Dan Bimtek Desa Peduli Pemilu Dan Pemilihan (DP3)

Sumowono (24/09), bertempat di Desa Duren Kecamatan Sumowono Kabupaten Semarang telah diselenggarakan acara pembukaan dan bimbingan teknis pertama Desa Peduli Pemilu Dan Pemilihan (DP3). Kegiatan diikuti oleh dua puluh lima calon kader DP3, perwakilan perangkat desa, tokoh masyarakat, PKK, karangtaruna, Kepala Sekolah SDN Duren, dan Babinsa Eko Sudarmo dalam sambutannya menyampaikan ucapan terimakasih kepada KPU Kabupaten Semarang yang telah menjadikan Desa Duren menjadi desa pertama dalam pencanangan program DP3 di Kabupaten Semarang. Eko berharap bahwa dua puluh lima orang yang telah terpilih menjadi calon kader DP3 diharapkan mampu bersama-sama dan membantu desa dalam menyukseskan Pemilu dan Pemilihan Serentak 2024 dan semua peserta telah di cek oleh KPU Kabupaten Semarang tidak masuk dalam keanggotaan partai politik. Maka diharapkan mulai menjadi calon kader menjaga kenetralan sampai pelaksanaan Pemilu dan Pemilihan Serentak 2024. Sebelum membuka secara resmi kegiatan DP3 dalam sambutannya Maskup Asyadi menyampaikan bahwa calon kader diharapkan mampu menjadi panjang tangan KPU dalam menyebarluaskan informasi terkait kepemiluan. Calon kader juga diharapkan berperan aktif tidak hanya sebagai pemilih tetapi bisa berkontribusi sebagai penyelenggara ditingkat TPS, Desa atau Kecamatan. Desa duren menjadi lokus DP3 dengan kategori rawan bencana diharapkan mampu melaksanakan Pemilu dan Pemilihan dengan baik. Dalam bimtek pertama calon kader menerima materi tentang Demokrasi, Pemilu dan Partisipasi serta materi tentang Sistem dan Tahapan Pemilu dan Pemilihan.