Sosialisasi

194

BELAJAR DEMOKRASI DARI SEKOLAH, KPU KABUPATEN SEMARANG WARNAI PEMILOS SMPN 2 BRINGIN

Bringin - KPU Kabupaten Semarang terus menanamkan nilai-nilai demokrasi sejak dini melalui kegiatan Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIS (Pemilos). Pada Rabu (17/09/2025), KPU Kabupaten Semarang hadir di SMPN 2 Bringin untuk memberikan edukasi demokrasi sekaligus mendampingi proses pemungutan suara. Dalam kesempatan tersebut, Akhmad Ilman Nafia, M.Pd, mewakili KPU Kabupaten Semarang menyampaikan materi mengenai pentingnya berdemokrasi secara sehat dan bertanggung jawab. Melalui paparannya, para siswa diajak memahami bahwa Pemilos bukan sekadar memilih ketua OSIS, melainkan juga sebagai sarana pembelajaran tentang prinsip langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil (LUBER JURDIL) yang menjadi prinsip pelaksanaan pemilu di Indonesia. Usai sesi materi, kegiatan dilanjutkan dengan orasi para calon ketua OSIS. Para kandidat menyampaikan visi, misi, serta program kerja mereka di hadapan seluruh siswa, sehingga memberikan kesempatan bagi pemilih muda untuk menilai dan menentukan pilihan secara rasional. Puncak kegiatan ditandai dengan pelaksanaan pemungutan suara yang berlangsung layaknya pemilu sesungguhnya. Siswa menggunakan hak pilihnya secara tertib dengan suasana penuh antusiasme. Proses ini diharapkan menjadi pengalaman berharga sekaligus bekal awal bagi generasi muda dalam memahami praktik berdemokrasi.   Melalui kegiatan ini, KPU Kabupaten Semarang menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pendidikan politik di lingkungan sekolah, dengan harapan para siswa dapat tumbuh menjadi warga negara yang cerdas, kritis, dan berpartisipasi aktif dalam kehidupan demokrasi.


Selengkapnya
146

GENERASI MUDA CERDAS BERDEMOKRASI, KPU KABUPATEN SEMARANG DORONG PEMILOS BERMAKNA DI SMAN 1 GETASAN

Getasan - KPU Kabupaten Semarang terus berkomitmen menanamkan nilai-nilai demokrasi sejak dini melalui kegiatan Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIS (Pemilos). Hal ini diwujudkan dengan hadirnya Ketua KPU Kabupaten Semarang dalam rangkaian Pemilos di SMAN 1 Getasan, Kamis (04/09/2025). Dalam kesempatan tersebut, Bambang Setyono S.H selaku Ketua KPU Kabupaten Semarang menyampaikan materi singkat mengenai pentingnya demokrasi, partisipasi pemilih, serta prinsip-prinsip pemilu yang jujur dan adil. Ia menekankan bahwa Pemilos bukan sekadar ajang pemilihan pengurus OSIS, tetapi juga sarana pendidikan politik yang dapat membentuk generasi muda untuk memahami proses demokrasi secara langsung. Selain memberikan materi, KPU Kabupaten Semarang juga mengadakan bedah buku “Pemilos” yang merupakan karya dari KPU Kabupaten Semarang. Buku tersebut berisi panduan, pengalaman, serta praktik baik penyelenggaraan Pemilos di sekolah-sekolah. Melalui kegiatan ini, diharapkan siswa dapat memperoleh pengetahuan sekaligus inspirasi untuk menyelenggarakan Pemilos yang lebih bermakna dan partisipatif. Kehadiran KPU Kabupaten Semarang mendapat sambutan positif dari pihak sekolah maupun siswa. Kepala SMAN 1 Getasan menyampaikan apresiasi atas dukungan KPU dalam memberikan pembelajaran nyata tentang demokrasi di lingkungan sekolah. Dengan adanya kegiatan ini, KPU Kabupaten Semarang berharap generasi muda di SMAN 1 Getasan dapat menjadi pemilih cerdas sekaligus agen demokrasi yang aktif dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.


Selengkapnya
423

DEBAT PEMILU RAYA MAN 1 SEMARANG, KPU SEMARANG TANAMKAN SEMANGAT DEMOKRASI

Ungaran - KPU Kabupaten Semarang terus mengupayakan penanaman nilai-nilai demokrasi kepada generasi muda. Hal ini diwujudkan melalui kegiatan Debat Pemilu Raya (PILKASIM, MA, MR, dan PILKAHIS) MAN 1 Semarang yang digelar pada Jumat (29/08/2025) di Lapangan MAN 1 Semarang. Kegiatan ini menjadi wadah pembelajaran politik praktis bagi para siswa dalam proses demokrasi, khususnya dalam memilih pemimpin di lingkungan sekolah. Para kandidat diberi kesempatan menyampaikan visi, misi, dan program kerja di hadapan seluruh warga MAN 1 Semarang, sekaligus beradu gagasan secara sehat dan terbuka. Hadir dalam kegiatan tersebut Anggota KPU Kabupaten Semarang Agus Setiyoko, M.Pd bersama Camat Suruh Vega Lazuardi, S.STP.,M.M. yang memberikan sambutan sekaligus membuka secara resmi jalannya debat Pemilu Raya. Kehadiran tokoh pendidikan dan pejabat daerah tersebut menjadi bentuk dukungan nyata terhadap upaya pembelajaran demokrasi sejak dini di lingkungan sekolah. Selain mendampingi jalannya debat, KPU Kabupaten Semarang juga memanfaatkan momentum ini untuk melakukan sosialisasi tentang Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB). Materi sosialisasi diberikan kepada para siswa sebagai pemilih pemula agar mereka memahami pentingnya menjaga hak pilih, keakuratan data, dan partisipasi dalam pemilu. Agus menyampaikan bahwa pendidikan demokrasi di sekolah sangat penting untuk membentuk karakter generasi muda yang kritis, partisipatif, dan bertanggung jawab. “Melalui kegiatan ini, kami ingin memperkenalkan praktik berdemokrasi yang sehat sekaligus membekali pemilih pemula agar lebih siap saat menghadapi Pemilu sesungguhnya,” ujarnya. Dengan adanya debat Pemilu Raya dan sosialisasi PDPB, diharapkan siswa MAN 1 Semarang tidak hanya mampu berperan aktif dalam pemilihan di lingkungan sekolah, tetapi juga tumbuh menjadi pemilih cerdas yang peduli pada masa depan bangsa.


Selengkapnya
217

FIND YOUR TREASURE, THE GREATEST LEADERS OF THE FUTURE : PEMILOS SMAN 1 TENGARAN CETAK PEMIMPIN MASA DEPAN

Ungaran - KPU Kabupaten Semarang kembali melaksanakan kegiatan sosialisasi kepemiluan di kalangan pelajar. Kali ini, kegiatan dikemas dalam bentuk Pemilihan Ketua OSIS (PEMILOS) di SMA Negeri 1 Tengaran pada Kamis, (28/09/2025). Dengan mengusung tema “Find Your Treasure, The Greatest Leaders of The Future”, PEMILOS SMAN 1 Tengaran bertujuan menumbuhkan kesadaran berdemokrasi sejak dini sekaligus melatih siswa untuk memilih pemimpin secara langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Siti Solichah Anggota KPU Kabupaten Semarang yang memberikan pembekalan mengenai pentingnya partisipasi pemilih serta bahaya golongan putih (golput) di masa mendatang. Para siswa pun diajak memahami proses demokrasi mulai dari tahap pencalonan, kampanye, hingga pemungutan dan penghitungan suara. Licha menegaskan bahwa melalui PEMILOS, siswa tidak hanya belajar tentang teknis pemungutan suara, tetapi juga menghayati nilai-nilai demokrasi yang menjadi bekal penting untuk membangun bangsa di masa depan. Setelah sosialisasi, kegiatan dilanjutkan dengan simulasi pemungutan suara oleh penyelenggara PEMILOS. Melalui simulasi ini, siswa dapat merasakan langsung tata cara pemungutan suara yang menyerupai pemilu nasional, mulai dari verifikasi daftar pemilih, menerima surat suara, mencoblos di bilik, hingga memasukkan surat suara ke kotak suara. Dengan kegiatan ini, KPU Kabupaten Semarang berharap lahir generasi muda yang kritis, berintegritas, dan siap menjadi the greatest leaders of the future.


Selengkapnya
282

KPU KABUPATEN SEMARANG DORONG PARTISIPASI SISWA LEWAT PEMILOS SMAN 2 UNGARAN

Ungaran - KPU Kabupaten Semarang terus berupaya menanamkan nilai-nilai demokrasi sejak dini kepada generasi muda. Salah satunya melalui kegiatan Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIS (PEMILOS) yang digelar di SMA Negeri 2 Ungaran pada Selasa, (26/08/2025) bertempat di aula sekolah. Dalam kegiatan ini, Mohammad Talkhis hadir sebagai narasumber dan memberikan penjelasan mengenai tata cara pemungutan suara yang sesuai dengan Buku Panduan Pemilos KPU Kabupaten Semarang. Beliau menegaskan bahwa Pemilos merupakan miniatur demokrasi yang dilaksanakan di lingkungan sekolah, sehingga seluruh tahapan mulai dari pendaftaran calon, kampanye, pemungutan suara, hingga penghitungan suara dilakukan dengan prinsip langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil (LUBER JURDIL). Selain itu Talkhis juga menjelaskan terkait dengan Tahapan pelaksanaan Pemilos di SMAN 2 Ungaran meliputi: Pembentukan Komisi Pemilihan OSIS (KPO) sebagai penyelenggara, Pendataan Daftar Pemilih Tetap (DPT) berdasarkan absensi kelas, Pencalonan dan penetapan calon beserta pengundian nomor urut, Kampanye dan orasi visi-misi calon, Pemungutan suara di Tempat Pemungutan Suara (TPS), Penghitungan suara terbuka yang disaksikan oleh warga sekolah, serta Penetapan calon terpilih dan pelantikan. KPU Kabupaten Semarang berharap, melalui kegiatan ini siswa dapat memahami proses demokrasi sejak dini, sekaligus menjadi bekal ketika kelak mereka menjadi pemilih pemula dalam Pemilu maupun Pilkada. “PEMILOS bukan sekadar memilih Ketua dan Wakil Ketua OSIS, tetapi juga sarana pembelajaran berdemokrasi bagi para pelajar. Dengan memahami tata cara pemungutan suara, mereka akan terbiasa berpartisipasi aktif dalam proses demokrasi di tingkat yang lebih luas,” jelas Mohammad Talkhis. Kegiatan Pemilos ini sekaligus meneguhkan komitmen KPU Kabupaten Semarang dalam meningkatkan pendidikan pemilih dan menanamkan nilai demokrasi di kalangan generasi muda.


Selengkapnya
189

SEMANGAT DEMOKRASI BERGEMA LEWAT PILPRAS MPK SMAN 1 UNGARAN

Ungaran - KPU Kabupaten Semarang Tanamkan Nilai Demokrasi melalui Pilpras MPK di SMAN 1 Ungaran pada Senin (25/08/2025) yang berlangsung di Lapangan SMAN 1 Ungaran. Kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan nilai-nilai demokrasi kepada para siswa sejak dini melalui praktik langsung pemungutan suara. Dengan cara ini, diharapkan pelajar memahami proses pemilu sekaligus pentingnya partisipasi aktif dalam menentukan pilihan. Anggota KPU Kabupaten Semarang, Akhmad Ilman Nafia, dalam kesempatan tersebut menekankan prinsip dasar pemilu yang demokratis. “One man, one vote, one value. Satu orang punya satu suara dengan nilai yang sama. Inilah wujud dari keadilan dalam demokrasi,” ujarnya. Selain itu, pasangan calon (paslon) juga diberi kesempatan untuk menyampaikan orasi di hadapan seluruh siswa dan guru. Orasi tersebut mendapat perhatian besar dari para hadirin, yang antusias mendengarkan gagasan serta visi-misi yang disampaikan masing-masing paslon. KPU Kabupaten Semarang berharap kegiatan seperti ini dapat menjadi sarana pendidikan politik bagi generasi muda agar kelak mampu menjadi pemilih cerdas sekaligus berperan aktif dalam memperkuat demokrasi di Indonesia.


Selengkapnya
🔊 Putar Suara